Artikel

SETIAP SAHAM ITU BERSIFAT UNIK

18
MEI
2011
Penulis: Desimon
Dibaca: 864 kali

Oleh : Desimon

Managing Partner, PT Simetri Internasional

 

Kehidupan di dunia ini selalu dipenuhi warni-warni, kita tinggal memilih warna mana yang kita sukai. Setiap orang bebas memilih warna yang mereka sukai. Demikian juga dengan investasi, setiap orang bebas menentukan jenis investasi yang mereka sukai. Ada orang yang suka dengan investasi yang mengandung resiko tinggi, ada yang suka dengan investasi dengan resiko sedang dan ada yang suka dengan investasi dengan resiko rendah. Apapun pilihan kita dalam berinvestasi, kita harus memastikan bahwa pilihan tersebut tidak membuat hidup kita jadi susah. Seperti halnya warna pilihan kita, kita akan senang memilikinya walaupun ada orang lain yang tidak suka dengan warna pilihan kita. Investasi kita adalah pilihan kita, kita pilih bukanlah untuk memperberat hidup kita tapi harus yang kita senangi.

Dalam berinvestasi di saham, ada banyak sekali saham yang dapat kita beli. Saham yang kita beli adalah mewakili kepemilikan kita terhadap perusahaan yang menerbitkan saham tersebut. Dengan demikian, pilihan kita terhadap suatu saham, sudah seharusnya memenuhi kriteria investasi yang kita tentukan.

Setiap saham yang tersedia tidaklah sama satu dengan yang lain. Masing-masing saham tersebut akan memiliki sifat yang unik. Keunikan suatu saham dapat dipengaruhi oleh banyak hal, diantara yang utama adalah: sektor industri, pemilik dan manajemen, strategi yang diambil, dan pemegang saham publik. Setiap faktor penyebab keunikan tersebut akan menentukan pergerakan harga saham tersebut di pasar sekunder.

1.Sektor Industri

Perubahan kondisi makro ekonomi akan menyebabkan ada beberapa sektor industri yang diuntungkan dan yang dirugikan. Misalkan, dalam kondisi suku bunga yang rendah, maka sektor perbankan dan properti akan lebih diuntungkan dibanding sektor lain, dalam kondisi harga komoditas yang naik tajam, maka akan menyebabkan sektor energi akan lebih diuntungkan, dalam kondisi pertumbuhan ekonomi yang tinggi, maka sektor konsumsi akan lebih diuntungkan, dan lain sebagainya. Sehingga dalam pemilihan saham yang akan kita beli, kita diharuskan untuk mempelajari pergerakan perekonomian kedepan dan kemudian menentukan sektor mana yang akan lebih diuntungkan.

2.Pemilik dan Manajemen

Suatu perusahaan tidak lain ibarat sebuah mobil, bagaimana mobil itu akan berjalan sangat tergantung kepada pemilik mobil tersebut dan siapa yang mengendarinya. Perkembangan suatu perusahaan akan sangat bergantung kepada pemilik dan manajemen perusahaan tersebut. Pemilik dan manajemen bisa membuat suatu perusahaan yang bagus menjadi rusak, atau suatu perusahaan yang rusak menjadi seolah-oleh sangat bagus. Dengan demikian, karakter dan profesionalisme pemilik dan manajemen perusahaan harus menjadi pertimbangan utama kita dalam membeli saham suatu perusahaan. Perlu kita ingat bahwa dengan membeli saham suatu perusahaan berarti kita menjadi “partner” pemilik majoriti dan mempercayakan uang kita kepada manajemen perusahaan tersebut.

3.Strategi yang diambil

Dalam menghadapi persaingan usaha, setiap perusahaan memiliki suatu strategi tertentu yang umumnya berbeda dengan perusahaan lainnya dalam suatu sektor tersebut. Keuntungan yang mungkin diperoleh oleh perusahaan sangat bergantung kepada strategi yang diambil. Jika strategi yang diambil benar, maka perusahaan tersebut akan memperoleh keuntungan yang diharapkan. Tetapi jika salah maka kompetitorlah yang akan diuntungkan. Jadi, kita perlu mempelajari dan mengamati strategi perusahaan yang sahamnya akan kita beli.

4.Pemegang saham publik

Pergerakan suatu saham juga dipengaruhi oleh “supply and demand”, ketersediaan dan permintaan. Jika permintaan lebih banyak daripada ketersediaan, maka harga saham akan cenderung naik, dan sebaliknya. Karena jumlah saham yang ada di pasar pada suatu waktu tertentu adalah terhitung dan tetap, maka dapat saja beberapa pihak menjadi pengendali dari sisi ketersediaan dan pemintaan, mereka menjadi “market maker” atau istilah lainnya, adalah “Bandar” dari saham tersebut.

Keempat faktor diatas menjadi pilar minimal dari pembentukan karekteristik suatu saham. Pilar-pilar tersebut akan sangat berbeda dari suatu saham dengan saham lainnya, baik dari sisi kualitas maupun kuntitasnya, maka dapat kita simpulkan bahwa sifat suatu saham adalah “unik”.

Sehingga dalam berinvestasi kita sangat perlu memahami karakteristik dari saham yang akan kita beli. Pemilihan suatu saham dengan karteristik yang benar akan menghasilkan keuntungan yang sangat baik.

Kategori: Saham
Publikasi: desimon
Bagikan :
© 2011 - 2018 by emiten.net.