Artikel

Mengambil Untung dari Perubahan

27
JAN
2015
Penulis: Desimon
Dibaca: 1263 kali

Mengambil Untung dari Perubahan

Sering kita dengar bahwa perubahan itu adalah suatu hal yang pasti. Jika kita bersepakat bahwa hal itu adalah benar, maka kita tidak punya pilihan kecuali kita harus mengambil manfaat dari perubahan tersebut. Kita tidak posisi yang diuntungkan jika kita melawan perubahan, bahkan kita bisa digilas atau ditelan oleh perubahan yang terjadi. Perubahan yang saya maksudkan adalah ha-hal yang saat ini terjadi dan masih akan bertahan, yang disebabkan oleh adanya perubahan yang sudah terjadi sebelumnya. Perubahan yang terjadi bisa saja akan berdampak negatif atas investasi kita, atau, bisa berdampak positif atas investasi yang kita miliki.

Perubahan juga dapat kita kategorikan, ada perubahan yang bersifat sementara dan ada perubahan yang bersifat permanen atau berkelanjutan. Kita juga menganalisa dampak dari setiap perubahan, bisa saja perubahan bersifat sementara tetapi dampaknya berkelanjutan. Perubahan juga bisa pada tatanan global, dalam negeri, maupun sektoral. Perubahan bisa dipicu oleh persaingan antar Negara di pasar global, kebijakan Pemerintah, maupun persaingan usaha. Perlu juga dicatat bahwa suatu perubahan akan kembali mengalami perubahan, sebagai contoh kejadian hari ini adalah perubahan atas kejadian kemarin, tetapi kejedian esok hari juga bisa tidak sama dengan kejadian hari ini.

Jika perubahan itu berdampak buruk terhadap investasi kita, maka kita tidak perlu melawan perubahan tersebut, kita hanya perlu segera menjualnya sebelum harga lebih turun. Tetapi jika perubahan tersebut menguntungkan investasi kita, maka kita bisa menambah atau tetap mempertahankan investasi yang sudah ada.

1.Perubahan pada tingkat global

Saat ini pada tingkat global sedang terjadi turunnya harga minyak mentah, menguat mata uang USD, rendahnya tingkat bunga, rendahnya tingkat pertumbuhan ekonomi, beberapa Negara melakukan injeksi likuditas ke pasar uang dalam jumlah besar. Ini sudah terjadi dan masih akan bertahan dalam beberapa waktu ke depan ( sampai kapannya, tentunya tidak dapat dipastikan). Perubahan ini tentunya akan memberikan keuntungan kepada beberapa pihak, baik lembaga maupun Negara, yang memang secara tidak kebetulan dalam posisi yang diuntungan oleh perubahan tersebut. Walau kita juga tahu, bahwa tidak semua lembaga atau Negara, dapat memanfaatkan posisi mereka yang baik menjadi suatu keuntungan.

2.Perubahan pada tingkat domestik

Kita baru saja memperoleh Presiden baru dan kabinet baru, tentu saja akan atau sudah ada perubahan perubahan dalam pengelolaan Negara. Perubahan ada yang berdampak jangka pendek dan ada yang berdampak jangka menengah panjang. Sebagai contoh kebijakan BBM, kebijakan bidang infratruktur, dllnya. Akibat dari adanya perubahan kebijakan, arah dan cara pengelolaan pemerintahan, maka akan ada sektor yang diuntungkan dan akan ada sektor yang dirugikan, jangka pendek atau jangka penjang.

3.Perubahan pada tingkat sektoral.

Perubahan bisa terjadi karena perubahan kebijakan Pemerintah, ataupun karena persaingan usaha. Perubahan akibat kebijakan Pemerintah bisa dari sisi bisnis perusahaan bisa juga dari aspek perpajakan yang baru. Persaingan usaha bisa saja menjadi semakin kejam/longgar  pada saat pasar makin mengecil/membesar atau persaingan makin banyak/sedikit, yang mengakibat terjadi perubahan fundamental perusahaan.

Apapun perubahan yang terjadi, sebagai investor maupun trader, kita tidak perlu terlalu senang. terlalu takut atau terlalu marah atau terlalu benci, tetapi kita harus mengambil untung dari perubahan tersebut. Perubahan itu pasti, tapi perubahan itu tidak berhenti, kita hanya perlu mengubah strategi investasi sesuai dengan perubahan yang sedang dan akan terjadi.

Kategori: Umum
Publikasi: Desimon
Bagikan :
© 2011 - 2018 by emiten.net.